Notification

×

Iklan

Iklan

Sekda Muaro Jambi Ajak Seluruh Desa Bentuk Kampung Donor Darah untuk Perkuat Stok Darah

1/09/2026 | January 09, 2026 WIB


MUAROJAMBI - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muaro Jambi sekaligus Ketua Umum PMI Cabang Muaro JambiBudi Hartono, mengimbau seluruh desa di wilayah Kabupaten Muaro Jambi untuk membentuk Kampung Donor Darah sebagai wujud kepedulian sosial dan kemanusiaan dalam membantu ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.


Ketua PMI cabang Muarojambi yang baru saja dilantik oleh Ketua PMI Provinsi Jambi, Hasan Basri Agus ( HBA ) ini berkomitmen untuk memperkuat gerakan donor darah melalui pembentukan Kampung Donor Darah hingga ke tingkat desa.


Dimana  PMI Muarojambi saat ini telah memulai program Kampung Donor Darah dan menempatkan Sekda Muarojambi  Budi Hartono sebagai nahkoda utama organisasi. Program tersebut pada tahap awal masih difokuskan di Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), dengan Desa Mendalo Daratsebagai salah satu desa percontohan yang telah memberikan respons positif dari masyarakat.


Dalam himbauannya, Budi Hartono menegaskan bahwa pembentukan Kampung Donor Darah bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan gerakan nyata membantu sesama. Di setiap desa nantinya akan dibentuk pengurus yang berasal dari unsur kecamatan dan desa, bertugas melakukan pendataan pendonor serta menggerakkan partisipasi masyarakat.


“Kami mengajak dan menghimbau seluruh kepala desa beserta perangkatnya di Kabupaten Muaro Jambi untuk membentuk Kampung Donor Darah di wilayahnya masing-masing. Dengan adanya pengurus dan pendataan pendonor di setiap desa, kebutuhan darah bagi masyarakat yang sakit akan lebih mudah terpenuhi,” tegas Budi Hartono saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (09/01).


Ia menerangkan, cara kerja kampung donor darah cukup sederhana. Masyarakat yang ingin berpartisipasi mendonorkan darah akan didata oleh pengurus desa. Data tersebut berisi nama, golongan darah, dan kontak pendonor. Jika ada kebutuhan darah mendesak, pengurus dan PMI tinggal melakukan pemanggilan dan pengambilan darah sesuai prosedur kesehatan.


Menurutnya, Desa Mendalo Darat telah menunjukkan contoh baik, di mana masyarakat memberikan testimoni positif karena merasa terbantu dengan adanya pendataan pendonor darah yang terorganisir.


Budi Hartono juga menegaskan bahwa seluruh proses donor darah tetap mengikuti aturan PMI, dilakukan secara sukarela tanpa paksaan dan tanpa transaksi jual beli darah, serta melalui pemeriksaan kesehatan yang ketat demi keselamatan pendonor.


Di akhir himbauannya, Ketua Umum PMI Muaro Jambi itu kembali menekankan pentingnya kebersamaan dan solidaritas.


“Kami berharap Muaro Jambi ke depan menjadi kabupaten yang memiliki Kampung Donor Darah di setiap desa. Semakin banyak pendonor aktif, semakin besar pula peluang kita menyelamatkan nyawa saudara-saudara kita. Mari kita jadikan donor darah sebagai budaya peduli dan solidaritas antarsesama,” ujarnya.


Dengan ajakan tersebut, PMI Cabang Muaro Jambi di bawah kepemimpinan Budi Hartono masa bakti 2024–2029 berharap seluruh desa segera membentuk pengurus Kampung Donor Darah dan bekerja sama dengan PMI untuk menjalankan program kemanusiaan ini secara berkelanjutan. (ndi)

×
Berita Terbaru Update