Notification

×

Iklan

Iklan Ketua Aswhaja HUT MJ ke 23

 


Bupati Batanghari Perintahkan OPD Amputasi Pegawai yang Malas

| February 20, 2022 WIB

 


Muarojambi - Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief punya cara untuk mencegah kematian sistem kerja masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).


Apalagi OPD di bidang pelayanan, sejatinya selalu setia melayani masyarakat.


Fadhil memerintahkan semua kepala OPD melakukan 'amputasi' pegawai yang malas.


Ia ingin menerapkan prinsip pengelolaan anggaran secara efisien dan efektif.


"Kita tak ingin banyak pegawai tapi dia akan mejadi virus dan merusak pegawai yang sudah baik secara kinerja," katanya belum lama ini.


Apabila ketemu pegawai kurang baik, kata Fadhil, kepala OPD harus cepat melakukan upaya penghentian ketidakbaikan pegawai itu. Jangan sampai perilaku tak baik seorang pegawai menyebar ke pegawai baik.


Lanjutnya Fadhil bilang apabila ada satu orang malas diantara 10 orang rajin, dia akan menjadi virus bagi orang rajin menjadi malas, karena apa, penghasilan mereka sama.


“Pegawai rajin akan ngomong, buat apa rajin-rajin, penghasilan kita sama saja dengan pegawai malas. Virus-virus ini harus cepat diamputasi," katanya.


Kalau virus malas pegawai tak segera dilakukan amputasi, orang nomor satu di Batanghari ini meyakini penyakit malas pasti menyebar. Puncaknya adalah kematian suatu OPD atau institusi.


"Kalau melihat semangat kawan-kawan pada saat saya hadir di sini, saya meyakini impian besar menjadikan RSUD HAMBA sebagai rumah sakit rujukan berkualitas bisa kita wujudkan," katanya.


Manajemen RSUD HAMBA Muara Bulian harus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Kabupaten Batanghari. 


Ia mengucapkan terima kasih atas pelayanan sewaktu ibu mertuanya menjalani perawatan hingga wafat. 


"Saya membayangkan kalau lah pelayanan terhadap mertua saya diberlakukan kepada semua orang di Batanghari, pasti luar biasa ini Bu Direktur. Takutnya berbeda, karena mertua Bupati kan. Jangan sampai ada tebang pilih dalam hal pelayanan pasien," ucap Fadhil Arief tegas. (adv) 



×
Berita Terbaru Update